63 UMKM. 1 Masalah
Ekspor.
Sebagian besar UMKM Indonesia ingin ekspor. Mereka hanya tidak tahu harus mulai dari mana.
Riset Berbasis Data
Survei terstruktur terhadap 63 UMKM produsen Indonesia menggunakan metodologi Design Thinking yang ketat.
Metodologi Penelitian
Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan mixed-method dengan tiga teknik pengumpulan data utama untuk memastikan validitas dan kedalaman temuan.
Mereka adalah UMKM yang ingin go global
Pedagang makanan UMKM
๐ธ Wildan Ramdani Akbar / Unsplash
Pengrajin batik Yogyakarta
๐ธ Mahmur Marganti / Unsplash
Pedagang pasar lokal
๐ธ Grab / Unsplash
Kain batik tradisional
๐ธ Adrian Hartanto / Unsplash
Pengrajin lokal Indonesia
๐ธ Dendy Darma Satyazi / Unsplash
Mengapa UMKM Terhenti?
Perjalanan ekspor UMKM Indonesia selalu berakhir di titik yang sama โ bukan karena tidak mau, tapi karena tidak tahu.
6 Temuan Kunci dari Survei
Setiap insight didukung data survei dan membentuk fondasi desain solusi TARA.
Minat Ekspor Tinggi, Eksekusi Terhenti
Dokumen Krusial Justru Paling Asing
Hambatan Utama: Tidak Tahu Mulai dari Mana
Tidak Ada Pendamping yang Andal
Permintaan Kuat terhadap Solusi TARA
Ada Kesediaan Membayar
Siapa Pengguna TARA?
Tiga profil nyata dari 63 UMKM yang kami survei โ mereka mewakili jutaan UMKM Indonesia yang punya produk bagus tapi tidak tahu cara ekspornya.
Ibu Sari
"Saya punya buyer dari Jepang yang mau beli, tapi saya tidak tahu harus mulai dari mana."
- โ Ekspor kopi specialty ke Jepang & Korea
- โ Membuktikan kopi lokal bisa go international
- โ Tidak tahu apa itu SKA
- โ Takut biaya tinggi
- โ Khawatir produk tidak memenuhi standar
Mas Doni
"Follower Instagram saya sudah banyak dari luar negeri, tapi saya tidak tahu cara ekspor batik saya."
- โ Ekspor batik kontemporer ke Eropa
- โ Membangun brand internasional
- โ Bingung soal HAKI & labeling
- โ Standar produk berbeda tiap negara
- โ Takut salah dokumen
Bu Rina
"Ada reseller dari Australia yang mau supply rutin, tapi saya tidak punya waktu ngurus dokumen sendiri."
- โ Ekspor kerajinan rotan ke Australia & Belanda
- โ Memenuhi permintaan buyer asing yang konsisten
- โ Waktu terbatas โ usaha masih keluarga
- โ Tidak tahu regulasi negara tujuan
- โ Tidak ada yang bisa ditanya kapan saja
Proses Inovasi Kami
Metodologi Design Thinking 5-tahap memastikan setiap keputusan produk berbasis data dan kebutuhan pengguna nyata.
Empathize
Memahami pengalaman nyata UMKM dalam menghadapi proses ekspor melalui riset langsung ke lapangan.
- โSurvei 63 UMKM produsen
- โInterview mendalam
- โObservasi lapangan
Bukan Platform Ekspor.
Asisten Ekspor Personal.
TARA adalah AI-powered Export Assistant yang membantu UMKM memahami dan menjalankan perjalanan ekspor mereka โ satu langkah pada satu waktu.
Asesmen Kesiapan Ekspor
Diagnosa kesiapan ekspor berdasarkan profil bisnis, produk, dan target pasar secara personal.
Panduan Dokumen
Panduan dokumen personal berdasarkan jenis produk dan negara tujuan ekspor yang dipilih.
Roadmap Langkah-demi-Langkah
Rencana aksi mingguan yang konkret dan terstruktur menuju kesiapan ekspor pertama.
Pelacakan Kemajuan
Monitor kemajuan persiapan ekspor dan dapatkan reminder otomatis di setiap milestone.
Tanya Jawab via WhatsApp
Tanya jawab real-time via WhatsApp โ channel yang sudah 100% digunakan target pengguna.
Arsitektur Solusi
Sebelum & Sesudah TARA
- โ Minat ekspor tinggi (78%)
- โ Literasi dokumen rendah (68%)
- โ Tidak ada panduan tepercaya
- โ 70% belum pernah urus dokumen
- โ UMKM siap ekspor dengan dokumen lengkap
- โ Pemahaman dokumen meningkat signifikan
- โ Panduan personal, tersedia 24/7
- โ Proses ekspor dimulai dan selesai
Coba TARA Sekarang
Jawab 5 pertanyaan singkat dan dapatkan Export Readiness Score serta roadmap ekspor personal Anda.
Apa kategori bisnis Anda?
Visi Dampak 3 Tahun
Dari 100 pilot user ke 10.000 UMKM โ satu ekspor perdana pada satu waktu.
Proof of concept, 10+ ekspor perdana
Komunitas ekspor UMKM aktif
Kontribusi nyata ke nilai ekspor nasional